Namun ternyata saya kurang berhasil menjadi tuan rumah yang baik. Kenapa? Saya belum begitu mengenal Melbourne serta event-event yang sedang berlangsung di kota yang sangat nyaman ini. Terbukti dari beberapa tempat yang diusulkan para tamu ini, saya hanya mengetahui sedikit tempat saja. (Sigh.... dasar tuan rumah yang tak berpengalaman). Akhirnya yang terjadi adalah saya seolah-olah ikutan jadi turis di Melbourne yang notabene adalah tempat saya berdomisili sekarang. Jadi malu sama teman-teman dari Canberra karena pengetahuan saya tentang Melbourne yang masih sangat minim.
Sea Shepherd, Bajak Laut yang tak membajak
| Berpose di depan kapal bajak laut Sea Shepherd hehehehehe |
Kebetulan, rekan-rekan dari Canberra ini anak jurusan lingkungan juga, jadi kami nyambung banget begitu ngomongin tentang lingkungan. Salah seorang rekan Canberra yang berasal dari Jepang mengusulkan agar rombongan kami mengunjungi kapal Sea Shepherd yang kebetulan sedang berlabuh di Dermaga Melbourne. Sea Shepherd? Sepertinya saya tahu nama itu. Setahu saya, Sea Shepherd itu adalah kelompok radikal yang suka menyerang kapal-kapal penangkap ikan. Mereka (setahu saya lagi) brutal dan dikategorikan dalam kelompok radical ecology. Jadi tanpa pikir panjang saya mengiyakan ajakan para tamu saya ini. Saya sudah membayangkan akan melihat para aktivis lingkungan yang sangar karena kerjaannya tiap hari menyerang kapal penangkap ikan.
Sesampai di dermaga, sebuah kapal hitam berlambang tengkorak nampak nangkring dengan sempurna di dermaga Melbourne. Hmmmmm dari jauh kelihatan seperti kapal bajak laut. Waaaah makin menarik nih untuk masuk ke kapal ini. Begitu sampai, saya dan teman-teman disambut oleh mbak mbak serta mas-mas bule yang ramah dan santun (beda jauh sama prediksi awal, kirain sangar). Kami dipersilahkan masuk mengikuti tur seputar kapal. Banyak penjelasan yang saya terima tentang Sea Shepherd, dan ternyata banyak informasi sepihak yang saya dengar tentang mereka. Sea Shepherd memang melakukan banyak tindakan penyerangan ke kapal-kapal komersial penangkap ikan, tapi penyerangan yang mereka lakukan bukan untuk menyerang awak kapal tapi untuk menggagalkan penangkapan ikan. Mereka memiliki sejumlah kapal-kapal kecil untuk menyusup ke kapal penangkap ikan komersial dan merusak jaring-jaring penangkap ikan yang mereka miliki. Selain itu, ikan-ikan yang mereka tangkap dilempari dengan mentega biodegradable yang merubah bau serta tekstur ikan sehingga pasar tak akan membeli ikan-ikan tersebut. Dalam sebuah video saya menyaksikan kapal ini menabrakkan moncongnya ke kapal komersial yang sedang menangkap paus untuk menggagalkan upaya penangkapan paus
| Serem juga neh lambangnya |
Apa sebenarnya mau mereka? Sebenarnya Sea Shepherd tidak menghalangi penangkapan ikan asal kan ikan-ikan tersebut ditangkap dalam jumlah yang wajar. Penangkapan ikan dalam jumlah yang berlebih telah menyebabkan makin langkanya ikan. Selain berakibat pada rusaknya rantai makanan di laut, penangkapan ikan dalam jumlah yang berlebih oleh kapal-kapal besar terbukti merugikan nelayan-nelayan kecil yang kehabisan jatah ikan. Organisasi ini juga turut andil untuk menyelamatkan ekosistem laut saat kebocoran minyak British Petroleum di teluk Meksiko terjadi.
Saya sangat menikmati setiap ruangan dalam kapal ini. Saya sempat melongok dapurnya, sempat menikmati film pendek di ruang nonton nya serta menyempatkan diri duduk di ruangan makannya. Yang bikin saya makin takjub, ternyata kru kapal Sea Shepherd makan dengan menu Vegan. Wuahhhh berat yahhhh.
| Suasana ruang kemudi |
| Ruang nonton tipi |
Sea Shepherd merupakan organisasi yang berisi relawan-relawan yang memang mendedikasikan hidupnya sebagai pembela lingkungan. Ada beberapa orang yang saya temui memiliki latar belakang pekerjaan yang lumayan mapan, namun semuanya ditinggalkan karena merasa menjadi relawan di Sea Shepherd memberikan kepuasan tersendiri bagi mereka. Dana yang mereka dapatkan umumnya dari donasi. Jangan salah, organisasi ini ternyata banyak didukung oleh para petinggi Hollywood, sebut saja Sean Penn, Pierce Brosnan, Anthony Kidies nya Red Hot Chilli Peppers, Brigitte Bardot dan sederet artis lainnya. Organisasi ini didirikan oleh Paul Watson dan telah berjuang selama lebih dari 30 tahun untuk menyelamatkan ekosistem laut. Cara-cara radikal memang terbukti mengundang banyak perhatian, sayangnya upaya Sea Shepherd tak kunjung berhasil menciptakan pembatasan penangkapan ikan di dunia. Negara-negara maju makin giat saja menginvasi wilayah perairan negara-negara lain hanya demi kebutuhan konsumsi negara-negara tersebut.
Bagi yang tertarik melihat aksi mereka bisa klik di sini. Banyak kok video tentang sea shepherd. Pastinya ada yang pro dan ada yang kontra. Silahkan beropini.
Guys, untung yah saya didatangi oleh tamu-tamu yang update event. Mereka benar-benar tamu yang melakukan research dulu sebelum memulai perjalanan ke Melbourne. Jadinya, bukan tamu nya saja yang tambah wawasan tapi tuan rumah nya juga (tepok jidat karena merasa gagal jadi tuan rumah yang baik, hehehehehe).
(To be continued)
Beri Komentar Tutup comment