Tragedi Bunk Bed Bergoyang

Traveling  alias jalan-jalan menjadi hal yang lumrah di Indonesia. Umumnya, anak-anak muda sekarang sudah mulai melek jalan-jalan. Destinasi...

Sebuah panggilan yang (kurang) menyenangkan

Sudah sejak akhir November saya berada di Indonesia untuk sebuah libur yang sangat panjang. Praktis, saya sangat tidak produktif karena seti...

Queenstown, a worthy last destination

Kota terakhir yang saya kunjungi di New Zealand adalah Queenstown. Jauh sebelum saya berkunjung ke New Zealand, saya sudah dipesan banyak or...

Milford Sound, keajaiban atau keindahan dunia?

Selama berada di New Zealand, Milfourd Sound adalah paket termahal yang saya ikuti. Saya tentunya berharap banyak bahwa duit yang saya kelua...

Christchurch, ramah pada turis kere

Pesawat JetStar yang saya tumpangi meninggalkan Wellington menuju ke Pulau Selatan New Zealand. Penerbangan 45 menit ini sungguh menyenangka...

Wellington, backpacker naik kasta

Setelah menempuh perjalanan sejauh 350 km ke arah selatan, sampailah saya dan teman-teman di Wellington ibukota Selandia Baru. Namun jangan ...

Wisata Gratis di Tongariro National Park

Setelah menghabiskan malam di Taupo, kami pun bersiap menuju ke ibukota Selandia Baru: Wellington. Jarak Taupo ke Wellington hampir 400 km. ...

Memorable Rotarua

Setelah puas berkayak ria di Caramandel Peninsula, tepatnya di Hahei Beach, perjalanan dilanjutkan ke arah selatan. Pengennya sih langsung t...

Search This Blog

Powered by Blogger.