Nggak doyan tapi keukeuh nonton, ternyata F1 itu.......

Meski mungkin Melbourne kalah pamor dibanding Sydney, namun saya tetap merasa beruntung mendapatkan kesempatan untuk bermukim di kota ini. M...

Canberra, bukan ibukota biasa

Apa yang rekan blogger bayangkan begitu mendengar kata ibukota? Mungkin banyak yang langsung membayangkan “padat, macet, polusi, gedung ting...

Bersepeda karena gengsi

Melbourne memang terkenal dengan moda transportasinya yang terintegrasi. Sebagai Melburnian, kami dimanjakan dengan fasilitas tram, kereta l...

Buble is in da house yo....

Pesawat low cost carrier yang saya gunakan mendarat dengan sempurna jam 00.30 tengah malam tanggal 25 Februari 2011 di Tullamarine Airport. ...

Kopdar Hari Minggu

Setelah tujuh bulan berjibaku dengan deadline tugas dan kuliah-kuliah reguler, saya telah berniat memanjakan diri saya begitu semua "ma...

Selera kita ternyata selera mereka juga

Makanan adalah tantangan utama yang saya hadapi kalau sedang travel karena agama saya melarang beberapa jenis makanan untuk dikonsumsi. Ter...

Queenstown, a worthy last destination

Kota terakhir yang saya kunjungi di New Zealand adalah Queenstown. Jauh sebelum saya berkunjung ke New Zealand, saya sudah dipesan banyak or...

Search This Blog

Powered by Blogger.